Skip to content
Sepuluh Berita

Sepuluh Berita

Blog Sepuluh Berita

  • Home
  • Contact Us
  • Techno
  • Lifestyle
  • Kesehatan
  • Inspirasi
  • Toggle search form

Menangkap Karbon, Membangun Kepercayaan: Mengapa Teknologi CCUS Membutuhkan Lebih dari Sekadar Keunggulan Teknis

Posted on May 10, 2026 By admin No Comments on Menangkap Karbon, Membangun Kepercayaan: Mengapa Teknologi CCUS Membutuhkan Lebih dari Sekadar Keunggulan Teknis

Jika ada satu teknologi yang paling banyak disebut dalam diskusi tentang masa depan iklim global, teknologi Carbon Capture, Utilization, and Storage (CCUS) hampir pasti masuk dalam daftar teratas. Kemampuannya menangkap hingga 90 persen emisi karbon dioksida dari sumber-sumber industri besar sebelum terlepas ke atmosfer—sebuah angka yang dikonfirmasi oleh International Energy Agency—menjadikannya salah satu senjata paling ampuh yang dimiliki umat manusia dalam perang melawan perubahan iklim.

 

Namun ada satu hal yang tidak bisa dibeli dengan anggaran riset miliaran dolar sekalipun: kepercayaan masyarakat. Dan tanpa kepercayaan itu, instalasi CCUS yang paling canggih pun bisa berakhir sebagai bangunan yang tidak pernah beroperasi—tersandera oleh penolakan komunitas lokal yang merasa tidak pernah diajak bicara.

 

Inilah yang mendorong tim peneliti Universitas Pertamina (UPER), dipimpin Dr. Ir. Farah Mulyasari, S.T., M.Sc., untuk mendalami dimensi sosial dari implementasi teknologi CCUS di Indonesia—sebuah riset yang relevansinya jauh melampaui satu teknologi tertentu.

 

Apa Itu CCUS dan Mengapa Indonesia Memerlukannya?

CCUS adalah serangkaian teknologi yang dirancang untuk menangkap gas CO₂ yang dihasilkan oleh aktivitas industri—pembangkit listrik berbahan bakar fosil, pabrik semen, kilang minyak, industri baja, dan sebagainya—sebelum gas tersebut terlepas ke atmosfer. CO₂ yang berhasil ditangkap kemudian dapat disimpan secara permanen di formasi geologi bawah tanah, dimanfaatkan sebagai bahan baku industri, atau dikombinasikan keduanya.

 

Bagi Indonesia yang memiliki target ambisius untuk mencapai net zero emission pada 2060, CCUS adalah komponen yang tidak bisa diabaikan. Terutama karena transisi penuh dari bahan bakar fosil ke energi terbarukan membutuhkan waktu yang tidak singkat—dan selama masa transisi itu, emisi dari sektor industri berat harus dikurangi dengan cara yang paling efektif yang tersedia. CCUS adalah jawaban untuk kebutuhan itu.

 

Hambatan yang Tak Terlihat di Balik Teknologi

Namun pengalaman dari berbagai negara menunjukkan bahwa hambatan terbesar dalam implementasi CCUS sering kali bukan bersifat teknis atau finansial—melainkan sosial. Di Belanda, proyek penyimpanan CO₂ di bawah tanah wilayah Barendrecht terpaksa dibatalkan pada 2010 setelah menghadapi penolakan keras dari warga setempat yang khawatir tentang risiko kebocoran. Di Amerika Serikat, berbagai proyek serupa menghadapi penundaan panjang akibat kurangnya dukungan komunitas.

 

Pola yang sama berpotensi terulang di Indonesia jika pelajaran dari pengalaman global itu tidak dipelajari dengan serius. Riset UPER di Luwuk, Blora, dan Karawang menemukan bahwa kekhawatiran masyarakat terhadap proyek CCUS—dan proyek energi pada umumnya—sesungguhnya sangat bisa dipahami dan diatasi, asalkan didekati dengan cara yang tepat.

 

Tiga Akar Resistensi yang Ditemukan di Lapangan

Melalui pendekatan survei dan wawancara mendalam, tim peneliti UPER mengidentifikasi tiga akar utama resistensi masyarakat terhadap proyek energi. Pertama, minimnya pelibatan publik sejak tahap perencanaan awal—masyarakat seringkali baru diberitahu tentang sebuah proyek ketika semua keputusan penting sudah dibuat, menempatkan mereka sebagai penerima keputusan, bukan peserta dalam proses pembuatannya.

 

Kedua, keterbatasan akses informasi yang jelas dan dapat dipahami. Komunikasi tentang proyek energi seringkali menggunakan bahasa teknis yang tidak mudah dicerna oleh masyarakat umum, menciptakan kebingungan yang dengan mudah berubah menjadi kecurigaan. Ketiga, kekhawatiran nyata tentang dampak lingkungan dan sosial yang tidak pernah dijawab secara serius—dari kekhawatiran tentang kontaminasi air tanah, perubahan penggunaan lahan, hingga dampak terhadap mata pencaharian lokal.

 

Konteks Lokal sebagai Kunci: Luwuk, Blora, dan Karawang Membutuhkan Pendekatan Berbeda

Salah satu temuan terpenting dari riset UPER adalah bahwa tidak ada satu formula komunikasi yang berlaku untuk semua daerah. Luwuk dengan dinamika sosial Sulawesi Tengah membutuhkan pendekatan yang sangat berbeda dari Blora di Jawa Tengah, yang juga berbeda dari Karawang di Jawa Barat yang lebih industrial.

 

“Setiap daerah memiliki karakteristik sosial dan budaya yang berbeda, sehingga pendekatan dalam implementasi CCUS tidak bisa disamaratakan. Strategi komunikasi dan pelibatan masyarakat perlu disesuaikan dengan konteks lokal agar lebih efektif dan dapat membangun kepercayaan,” ungkap Dr. Farah.

 

Di ketiga wilayah, aktor-aktor yang paling efektif dalam membangun kepercayaan adalah mereka yang sudah dipercaya oleh komunitas: pemerintah daerah, tokoh adat, media lokal, dan organisasi komunitas. Ini mengisyaratkan bahwa strategi komunikasi proyek energi harus bermitra dengan wajah-wajah lokal yang dikenal dan dipercaya—bukan sekadar mengandalkan tim humas dari pusat yang asing bagi masyarakat setempat.

 

Merangkul Masyarakat sebagai Mitra, Bukan Hambatan

Pesan akhir dari riset UPER ini adalah undangan untuk mengubah cara pandang terhadap masyarakat dalam konteks pembangunan proyek energi. Mereka bukan hambatan yang harus diatasi atau massa yang perlu ditenangkan—mereka adalah mitra yang memiliki pengetahuan lokal yang berharga, hak atas lingkungan hidup yang layak, dan kepentingan sah dalam setiap keputusan yang memengaruhi kehidupan mereka.

 

Ketika perspektif itu diadopsi, bukan hanya konflik yang bisa dihindari—proyek pun menjadi lebih baik. Masukan dari komunitas lokal seringkali mengidentifikasi risiko dan peluang yang tidak terlihat dari meja perencanaan di Jakarta. Dialog yang tulus dengan masyarakat menghasilkan desain proyek yang lebih adaptif terhadap kondisi lapangan. Dan kepercayaan yang dibangun melalui proses yang inklusif menciptakan fondasi dukungan yang jauh lebih kokoh dari sekadar izin administratif.

Untuk melihat daftar program studi dan informasi pendaftaran terbaru, Anda dapat langsung mengakses laman resmi admisi Universitas Pertamina melalui https://pmb.universitaspertamina.ac.id/admisi?src=101 dan mulai merencanakan langkah akademik terbaik Anda.

 

 

 

 

 

Lifestyle Tags:Mahasiswa UPER, Universitas Pertamina, UPER

Post navigation

Previous Post: Saat Nelayan Tahu Bahayanya tapi Tak Punya Akses Informasi: Krisis Komunikasi Risiko di Pesisir Indonesia

More Related Articles

Pentingnya Memilih Dealer Toyota yang Tepat Sebelum Membeli Mobil Lifestyle
Manfaat Asuransi Jiwa untuk Perlindungan Keluarga Lifestyle
Daftar Makanan untuk Bulking Saat Gym Lifestyle
8 Inspirasi Hampers Natal 2023 Terpopuler Lifestyle
laundry pods adalah Ketahui Keunggulan Menggunakan Laundry Pods Lifestyle
Mengenal 6 Jenis Lantai Basement, Beton Paling Tepat? Lifestyle

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Archives

  • May 2026
  • March 2026
  • February 2026
  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • June 2025
  • May 2025
  • April 2025
  • March 2025
  • February 2025
  • January 2025
  • December 2024
  • November 2024
  • October 2024
  • September 2024
  • August 2024
  • July 2024
  • June 2024
  • May 2024
  • April 2024
  • March 2024
  • February 2024
  • January 2024
  • December 2023
  • November 2023
  • October 2023
  • September 2023
  • August 2023
  • July 2023
  • June 2023
  • May 2023
  • April 2023
  • March 2023
  • February 2023
  • August 2022
  • July 2022
  • June 2022

Categories

  • Beauty
  • Bisnis
  • Fashion
  • Finance
  • Hiburan
  • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Seleb
  • Sport
  • Superskor
  • Techno
  • Travel
Seedbacklink

Motors Anunk Blog Azur Teknik Delapan Tujuh Image Fiver Kimcel Lanka Phone Doronix Hey Go Girl Lace Mamba Polliwog Spond Subito Technology Wiki Figures Neko Yamada Foshan Yewang Plaber Store Zero Modal Take Ni Bo Accela Navi Dframe Works Hilde Heim Wadimhiri Ants INC Passengers Online Quoc Dat Travel Albayt Al-Fakhir Auto Papa Avatron Park Astro Sabina Blog Dalara Twurn Epi Mundo Kata Kahama Salafiyat Iklan Ceria W Blogers Yamato Grace Islamu Deni Mehru Blog Swa Berita Olivia Toja Melisa Chaib Yurora Meta Online Kata Bijak Mitha Mbah Sinopsis Jogjis Jays South Fresta April WEB Wani Sinso Aladde Slaggert My Hit Radio Sambal Mama Utama Indo KP Info Aidax Hy Connect Estenad Hamakoi Jasa Buat Surat Moots Clothing Virtual Panic Nurse Husain Sulastri Shoh WEB Zombie Net Novo Tech Online Hojalero Mery & Marina Eien Blog Sallad WF Sofiq Mister Dimitri Rekonstruksi Ago Show Hidup Mulia China Mobile Magazine Rach Miller Laguras Exels Kart Book Gloture SPP Online Smiley Feed Adrian Orbai Erika Smith The Pine Second Mega Tronixing Segura Host Tengda Bio Hooker Tea Temufi Kujira Film Amar Lue Kare Emi Ane Shiwaya Pouya Web Mede Blog Codered Blog Fluid Time Iraqiyat Pio Nova Shoes Flins Mohammed Talbi Joor Joor Ponto Blog Gue BC Expo Article Ways Dekra Bike Online Kalender Real Food Suomi Mawared Korsarios Last Minute Inarima Kosmetik Licensario Indy Ten Point The Six Box Astra Medical Victime Sport IP Nuts Otoriyo Seru Milky Coke Old & Ado Gue Variando Animal Facts UAMJ XLS XLab Yaman Herbal Active Beat Tokori Global Deckape Media My Budapest Run A Drake Banjo Movie Bocho IO Clay Dyer Forestec Hay Bill Remont Air Naoki Arima J Sandwich Linux Internet Des Gua Ce Web Go Things To Do Tito Macaroni Information Navi Jones DB Wisata Surabaya Bos Travel Mata Dunia Teknob Trans City Kang Erik Mau Mae Tahfed Wirk Man Man Blog Niken Suwito Online Navi Creator Radio Sofa iswandi Iswandiesaputra Khayla Faiza Putri Iswandi Cuci Helm Banua Kata Wandi Catatan Wandi Kang Wandi Wandie Otomotif Blog Iswandi Blog Khayla Wisata Kandangan Blog Wandie Salsabela Dina Amelia Kurang Info Kurang Berita Berita Nasional Sinyal Web Media Koma Berita Besok Sosial Web Your Blogger Satu Iklan Sebelas Kata Online Selalu Paduan Wisata Sakura Pertiwi Halim Kurnia Umi Safitri Indah Yuliarti Info Aja Sehat Bijak Bertanya Afiliasi Acara Adaptasi Adat Abai Alun Alih Ambil Akumulasi Ancam Angkut Asing Arah Bagi Basmi Balas Bayang Beli Bawa Terbenam Bebas Belenggu Biasa Bentuk Terburu Cabut Cantum Cakup Aduan Ajakan Adem Mengakar Akses Anggap Balas Ambil Bentuk Capai Unggah Ubah Tunggu Ukur Ulasan Kata Gentayangan Bapak Dinginan Banyakan Besaran Kedalaman Memikat Gembira Yakinkan Segera Sekali Kehendak Kesepuluh Sambungan Media Konsultasi Ku Sepuluh Kata Berita Dingin Perkenan Blog Bahasa Blog Tanda Blog Sepeluh Berita Media Konsultasi Tanya Info Media Hangat Bahasa Kata

Copyright © 2026 Sepuluh Berita.

Powered by PressBook Green WordPress theme